• 09 May, 2026

Polri Mutasi 108 Perwira, Sejumlah Kapolda Berganti

Polri Mutasi 108 Perwira, Sejumlah Kapolda Berganti

Mutasi Besar Polri Mei 2026, 108 Perwira Bergeser.

Mediamassa.id - Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan besar-besaran terhadap jajaran perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) pada Mei 2026. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tanggal 7 Mei 2026 yang mencakup pergeseran jabatan terhadap 108 personel Polri.

Mutasi kali ini meliputi promosi jabatan, rotasi setara, penugasan baru, personel selesai pendidikan, hingga anggota yang memasuki masa pensiun. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari strategi penguatan organisasi dan regenerasi kepemimpinan di tubuh Polri.

Dari total 108 personel yang dimutasi, sebanyak 91 anggota masuk dalam kategori promosi dan rotasi jabatan setara. Pergeseran dilakukan baik di lingkungan Mabes Polri maupun satuan kewilayahan.

Salah satu jabatan strategis yang mengalami pergantian ialah Kalemdiklat Polri yang kini dipercayakan kepada Komjen Pol R.Z. Panca Putra. Selain itu, mutasi juga menyasar sejumlah Kapolda di berbagai daerah.

Tercatat sembilan Kapolda mengalami pergantian, yakni Kapolda Sumatera Barat, Kapolda Kalimantan Utara, Kapolda Jawa Barat, Kapolda Kalimantan Barat, Kapolda Maluku Utara, Kapolda Nusa Tenggara Barat, Kapolda Bengkulu, Kapolda Sulawesi Tenggara, serta Kapolda Sulawesi Tengah.

Pergantian juga terjadi pada level kepolisian resor. Jabatan Kapolres Metro Depok dan Kapolresta Pangkal Pinang termasuk dalam daftar rotasi kali ini sebagai bagian dari penyegaran organisasi di tingkat kewilayahan.

Tak hanya pergantian jabatan, mutasi kali ini juga diwarnai promosi bagi puluhan perwira. Sebanyak 16 personel mendapatkan kenaikan jabatan ke pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) Pol, sementara 43 personel dipromosikan menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol.

Selain itu, 16 personel memperoleh promosi ke tingkat Komisaris Besar (Kombes) Pol dalam berbagai nivelering jabatan. Salah satu promosi yang turut menjadi perhatian ialah naiknya Brigjen Pol A.A. Sagung Dian Kartini sebagai Karolemtala Stamarena Polri.

Kadivhumas Polri, Johnny Eddizon Isir, mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier sekaligus penguatan kelembagaan di lingkungan Polri.

Menurutnya, dinamika organisasi menuntut Polri terus melakukan penyesuaian dan regenerasi kepemimpinan agar mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujar Johnny dalam keterangannya.

Ia menambahkan, pergantian pejabat di lingkungan Polri diharapkan mampu memperkuat pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam fungsi perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum.

“Polri terus berkomitmen melakukan regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi agar semakin adaptif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa mutasi di lingkungan Polri merupakan langkah strategis untuk menjaga ritme organisasi sekaligus mendorong lahirnya kepemimpinan yang responsif terhadap perkembangan situasi nasional.

Kapolri menilai tantangan keamanan dan pelayanan publik yang terus berkembang membutuhkan sumber daya manusia Polri yang profesional, presisi, dan mampu bekerja cepat di tengah dinamika masyarakat.

Rotasi jabatan juga dinilai menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas institusi, memperluas pengalaman personel, serta memperkuat soliditas internal Polri di seluruh tingkatan.

Selain promosi dan rotasi, mutasi kali ini juga mencatat tiga personel selesai menjalani pendidikan serta 14 personel memasuki masa pensiun.

Dengan adanya penyegaran tersebut, Polri berharap kinerja organisasi semakin optimal dalam menjaga stabilitas keamanan, penegakan hukum, dan pelayanan publik di seluruh wilayah Indonesia. (*)

Sumber: Tribatanews Polri