Siapa Menteri Terkaya di Kabinet? Ini Daftarnya
Goodstats.id Rilis Daftar Pejabat Terkaya Kabinet
Mediamassa.id - Nama Grace Natalie kembali ramai diperbincangkan di media sosial setelah komentarnya terkait potongan video ceramah mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menuai polemik. Sejumlah media nasional melaporkan, persoalan itu bermula dari unggahan Grace Natalie di akun Instagram pribadinya yang menanggapi isi ceramah Jusuf Kalla dalam sebuah forum di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Dilansir dari Zonautara.com, Grace menyoroti pernyataan Jusuf Kalla mengenai konsep “syahid” yang menurutnya berpotensi menimbulkan tafsir berbeda di tengah masyarakat. Ia menyampaikan kekhawatiran apabila potongan ceramah tersebut dipahami secara keliru dan disalahgunakan untuk membenarkan tindakan kekerasan.
Unggahan itu kemudian memicu reaksi dari sejumlah kelompok masyarakat. Suara.com melaporkan, sebanyak 40 organisasi masyarakat Islam yang tergabung dalam Aliansi Ormas Islam Menjaga Kerukunan Umat melaporkan Grace Natalie, Ade Armando, dan Permadi Arya ke Bareskrim Polri. Mereka menilai narasi yang dibangun dari potongan video tersebut dapat memicu kegaduhan publik.
Masih menurut laporan Zonautara.com, Grace Natalie meminta agar isi ceramah Jusuf Kalla dijelaskan secara utuh agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik. Ia juga menegaskan bahwa kritik yang disampaikannya bertujuan untuk menjaga ruang diskusi publik tetap sehat dan tidak dimanfaatkan oleh kelompok tertentu.
Sementara itu, Republika menyebut Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai polemik tersebut merupakan respons atas potongan video yang beredar di media sosial. PSI juga menyatakan komentar Grace Natalie merupakan pandangan pribadi dan bukan sikap resmi partai.
Di tengah polemik yang berkembang, sejumlah media turut kembali mengulas perjalanan politik Grace Natalie. Fin.co.id menyebut mantan Ketua Umum PSI itu selama ini dikenal vokal dalam isu toleransi, keberagaman, dan politik anak muda. Sikap politiknya beberapa kali memicu perdebatan publik, termasuk ketika PSI menolak perda berbasis agama pada 2018 lalu.
Grace Natalie sendiri merupakan mantan jurnalis televisi yang kemudian terjun ke dunia politik dan menjadi salah satu pendiri PSI. Saat ini, ia juga diketahui menjabat sebagai Komisaris di holding pertambangan BUMN MIND ID sebagaimana dilaporkan Suara.com.
Hingga kini, polemik tersebut masih ramai menjadi perbincangan warganet di berbagai platform media sosial. (*)
Goodstats.id Rilis Daftar Pejabat Terkaya Kabinet