G-TOWN NAIK VOLUME: PLEASURE NOISE DI BAWAH TANAH FEST 2026
Pleasure Noise dan suara yang tumbuh dari bawah G-Town
DIFTERI — Death Metal Wabah Keras yang Menyebar Lewat Distorsi
Mediamassa.id - Nama Difteri bukan dipilih untuk terdengar ramah. Ia dipilih karena menular, menekan, dan mematikan.
Difteri hadir membawa death metal yang gelap dan penuh tekanan. Musik mereka bergerak cepat, padat, dan tanpa ruang bernapas—seperti penyakit yang menyerang tiba-tiba dan menggerogoti dari dalam.
Tidak ada romantisasi. Yang ada hanya luapan emosi mentah dan kritik sosial yang disampaikan dengan cara paling frontal.
Lirik-lirik Difteri bicara tentang keresahan personal, ketidakadilan struktural, dan kondisi sosial yang membuat manusia perlahan kehilangan empati. Semua dibungkus dengan riff keras dan vokal yang terdengar seperti teriakan bertahan hidup.
Sebagai bagian dari line up Bawah Tanah Fest Chapter 1 – 2026, Difteri membawa atmosfer yang lebih pekat. Set mereka bukan sekadar ajakan untuk moshing, tapi dorongan untuk menghadapi kenyataan pahit yang sering dihindari.
Difteri tidak menawarkan solusi.
Mereka hanya menunjukkan gejalanya — dan membiarkan kita merasakannya sepenuhnya. (*)
Alice. 'And be quick about it,' said Alice, 'we learned French and music.' 'And washing?' said the.
Pleasure Noise dan suara yang tumbuh dari bawah G-Town
Catatan dari Garut: Lirik, Sunyi, dan Panggung yang Sama Land of Terror di Bawah Tanah Fest Chapter 1 – 2026