Difteri di Bawah Tanah Fest 2026: 'Wabah' yang Menyebar Lewat Distorsi
DIFTERI — Death Metal Wabah Keras yang Menyebar Lewat Distorsi
Pleasure Noise dan suara yang tumbuh dari bawah G-Town
Mediamassa.id - Jangan cari ketenangan di Garut. Kalau kamu masih mengira kota ini cuma soal kabut, dodol, dan senyum sopan, berarti kamu belum dengar Pleasure Noise.
Di balik jalanan yang kelihatan kalem, ada suara yang tumbuh liar—rap berisik, beat nendang, dan sikap yang nggak mau minta izin ke siapa pun.
Pleasure Noise adalah kolektif hip-hop sekaligus label bawah tanah dari G-Town. Isinya bukan anak-anak manis industri. Ada W3STB01 (Westboi), Fizzy Weezy, K4YL0, AB, dan Nuby with the Noize—nama-nama yang lebih akrab dengan speaker pecah, kamar pengap, dan deadline rilis yang lahir dari rasa “yaudah gas aja”.
Track “Garut Jang Dunya” (2025) jadi semacam surat terbuka: Garut ada, Garut keras, Garut nggak mau jadi figuran. Nggak ada romantisasi daerah, nggak ada Sunda yang dijadikan hiasan.
Yang ada cuma kebanggaan mentah—diucapin, diteriakin, dirap. Lalu “Can U Be Mine” (2026) datang dengan rasa yang lebih modern, lebih slick, tapi tetap punya DNA yang sama: Pleasure Noise nggak jinak.
Secara musikal, mereka main di hip-hop urban berenergi tinggi. Beat tebal, flow patah-patah, hook yang nyangkut di kepala. Tapi yang bikin mereka relevan bukan soal teknis.
Ini soal sikap. Soal berani bilang kalau daerah nggak harus minta restu ibu kota buat kedengaran. Dan akhirnya, suara itu nemu panggung yang pas.
Pada 7 Februari 2026, Pleasure Noise dipastikan masuk line up Bawah Tanah Fest 2026 di Reverdose.
Bukan festival ramah sponsor. Bukan panggung buat cari aman. Ini ruang gelap buat suara-suara yang selama ini hidup di pinggir—tempat yang cocok buat rap yang tumbuh dari lorong, bukan dari ruang rapat.
Kehadiran Pleasure Noise di Bawah Tanah Fest bukan sekadar tampil. Ini pernyataan. Bahwa Garut bukan cuma penonton. Bahwa G-Town punya bunyi sendiri.
Dan bahwa hip-hop daerah nggak butuh stempel industri buat jadi sah. Kalau telingamu masih betah dengan musik yang steril, silakan minggir.
Tapi kalau kamu pengen dengar bagaimana daerah ngomong dengan caranya sendiri—kasar, jujur, dan penuh percaya diri—Pleasure Noise wajib kamu hadapi langsung.
Garut sedang berisik. Dan Pleasure Noise adalah salah satu sumber kebisingan itu. (*)
(Pantau jejak mereka di Instagram @pleasurenoise dan YouTube @PleasureNoiseRecords. Datang ke Reverdose, 7 Februari 2026. Jangan harap pulang dengan telinga bersih.)
Queen in a pleased tone. 'Pray don't trouble yourself to say to itself in a melancholy air, and.
DIFTERI — Death Metal Wabah Keras yang Menyebar Lewat Distorsi
Catatan dari Garut: Lirik, Sunyi, dan Panggung yang Sama Land of Terror di Bawah Tanah Fest Chapter 1 – 2026