• 01 Aug, 2026

Trisno PAS Band Meninggal Dunia, Musik Rock Indonesia Berduka

Trisno PAS Band Meninggal Dunia, Musik Rock Indonesia Berduka

Mediamassa.id - Dunia musik Indonesia kembali kehilangan salah satu musisi terbaiknya. Bambang Sutrisno atau yang akrab disapa Trisno, pemain bas band legendaris PAS Band, meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2026).

Kabar duka tersebut pertama kali beredar melalui unggahan sejumlah musisi dan rekan dekat, salah satunya Adib Hidayat. Dalam unggahannya disebutkan bahwa Trisno mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.29 WIB di RS Hermina Bandung dalam usia 56 tahun.

Ucapan belasungkawa pun segera membanjiri media sosial. Para musisi, penggemar, hingga pelaku industri musik mengenang Trisno sebagai sosok yang rendah hati dan memiliki kontribusi besar dalam perjalanan musik rock Indonesia.

Kepergian Trisno terjadi hanya beberapa hari setelah kabar mengenai kondisi kesehatannya menjadi perhatian publik. Sebelumnya, drummer PAS Band, Sandy, mengungkapkan bahwa Trisno tengah berjuang melawan gagal ginjal. Ia juga diketahui sempat mengalami gangguan kesehatan lain, termasuk tekanan darah tinggi dan masalah liver, sebelum akhirnya menjalani perawatan intensif.

Sebagai salah satu personel penting PAS Band, Trisno turut membentuk karakter musik band asal Bandung tersebut sejak era 1990-an. Permainan basnya menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai lagu yang mengantarkan PAS Band menjadi salah satu ikon rock alternatif Indonesia.

Selama lebih dari tiga dekade berkarya, PAS Band dikenal lewat karya-karya yang memadukan rock, metal, funk, hingga unsur musik progresif. Bersama Trisno, band ini melahirkan banyak lagu yang masih dikenang lintas generasi dan menjadi referensi penting dalam perkembangan musik independen maupun arus utama di Indonesia.

Hingga berita ini ditulis, pihak keluarga maupun manajemen PAS Band belum menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai prosesi pemakaman.

Kepergian Trisno meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan rekan-rekan satu band, tetapi juga bagi para penikmat musik Indonesia yang selama ini tumbuh bersama karya-karyanya. Selamat jalan, Trisno. Terima kasih atas seluruh nada, energi, dan warisan musik yang telah kau tinggalkan. (*)