VoB dan Abah Erza Warnai Halal Bihalal ASGAR JAYA, Angkat Semangat Garut Mendunia
“Yang terpenting bukan hanya menjadi besar, tapi tetap punya akar. Mereka membawa Garut, membawa nilai-nilai yang mereka pelajari sejak awal,” ujarnya.
Bung Fey menilai kegiatan Halal Bihalal ASGAR JAYA tidak hanya memiliki nilai sosial dan kultural, tetapi juga strategis dalam membangun ruang dialog antara masyarakat dan arah kebijakan pembangunan daerah.
Bung Fey Hadiri Halal Bihalal ASGAR JAYA, Soroti Peran Diaspora dalam Kebijakan Publik Garut
Kehadiran Ferry Nurdiansyah yang akrab disapa Bung Fey turut mewarnai gelaran Halal Bihalal ASGAR JAYA 1447 H yang berlangsung di Taman Bunga Wiladatika Cibubur, Kota Depok, Sabtu (18/4/2026).
Aktivis dan pemerhati kebijakan publik asal Kabupaten Garut tersebut hadir di tengah ratusan hingga ribuan diaspora Garut yang berkumpul dalam momentum silaturahmi tahunan itu.
Bung Fey menilai kegiatan Halal Bihalal ASGAR JAYA tidak hanya memiliki nilai sosial dan kultural, tetapi juga strategis dalam membangun ruang dialog antara masyarakat dan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Forum seperti ini penting, karena mempertemukan banyak perspektif. Diaspora Garut punya pengalaman dan jejaring yang bisa menjadi masukan berharga bagi kebijakan publik di daerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa peran diaspora tidak boleh hanya berhenti pada nostalgia kampung halaman, tetapi harus ditransformasikan menjadi kontribusi nyata, baik dalam bentuk gagasan, advokasi, maupun kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, tantangan pembangunan Garut ke depan membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk kalangan profesional, akademisi, hingga pelaku usaha yang berada di luar daerah.
“Kita butuh pendekatan yang lebih terbuka dan partisipatif. Diaspora bisa menjadi jembatan antara kebutuhan lokal dan perspektif nasional bahkan global,” tambahnya.
Kehadiran Bung Fey di acara tersebut sekaligus menunjukkan bahwa isu-isu kebijakan publik tetap menjadi perhatian dalam ruang-ruang kebersamaan masyarakat Garut, termasuk dalam momentum Halal Bihalal.
Acara ini sendiri dihadiri berbagai elemen, mulai dari tokoh masyarakat, pemerintah daerah, hingga komunitas diaspora dari berbagai latar belakang. Hal ini menegaskan bahwa Halal Bihalal ASGAR JAYA tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang konsolidasi pemikiran untuk masa depan Garut yang lebih baik. (*)
“Yang terpenting bukan hanya menjadi besar, tapi tetap punya akar. Mereka membawa Garut, membawa nilai-nilai yang mereka pelajari sejak awal,” ujarnya.
Oleh: Hasanuddin Koordinator SIAGA 98