• 07 Feb, 2026

Kita Tak Kehilangan Arah, Kita Hanya Terlalu Yakin

Kita Tak Kehilangan Arah, Kita Hanya Terlalu Yakin

Mediamassa.id - Tidak ada yang benar-benar tersesat hari ini. Kita hanya terlalu yakin sedang berada di jalan yang benar.

Keyakinan kini terasa seperti mata uang. Semakin keras diucapkan, semakin bernilai. Semakin tidak ragu, semakin dianggap dewasa. 

Padahal, sejarah manusia justru penuh dengan tragedi yang lahir dari keyakinan tanpa jeda untuk bertanya. Kita jarang berhenti untuk meragukan diri sendiri.

Bukan karena semuanya jelas, tapi karena keraguan dianggap tanda kelemahan. Di sekolah, di ruang publik, bahkan dalam relasi personal, orang yang bertanya terlalu banyak sering dicurigai. Seolah kepastian lebih penting daripada kejujuran intelektual.

Padahal, keraguan adalah bagian alami dari berpikir. Ia bukan lawan kebenaran, melainkan pintu masuknya. Tanpa ragu, pikiran berhenti tumbuh. Tanpa bertanya, keyakinan berubah menjadi dogma.

Yang lebih mengkhawatirkan, kita sering menukar proses berpikir dengan afiliasi. Kita merasa aman bukan karena memahami, tetapi karena berada di pihak yang “benar”. 

Selama bersama kelompok yang sepaham, kita merasa tak perlu lagi memeriksa ulang alasan dan konsekuensinya.

Di titik ini, kebenaran tidak lagi dicari, tetapi dibela. Dan sesuatu yang hanya dibela, tanpa pernah diuji, perlahan kehilangan kedalaman.

Kita juga mulai lupa bahwa menjadi manusia berarti tidak selesai. Bahwa berpikir adalah proses seumur hidup, bukan tujuan sekali jadi. Ketika seseorang merasa sudah sampai, justru di sanalah ia berhenti berjalan.

Mungkin yang perlu kita pulihkan bukan arah, tetapi keberanian untuk melambat. Memberi ruang pada pikiran yang belum matang, pada pertanyaan yang belum terjawab, pada ketidakpastian yang membuat kita rendah hati.

Karena dunia tidak runtuh karena terlalu banyak orang yang ragu. Dunia justru sering runtuh karena terlalu banyak orang yang tidak pernah mau meragukan dirinya sendiri.

Jika hari ini kamu merasa sedikit tidak nyaman setelah membaca ini, jangan buru-buru menolaknya. 

Bisa jadi itu bukan kebingungan, melainkan tanda bahwa pikiranmu masih bekerja. Dan di zaman yang terobsesi dengan kepastian, itu adalah bentuk keberanian yang langka. (*)

Reinhold Christiansen

Queen in a pleased tone. 'Pray don't trouble yourself to say to itself in a melancholy air, and.